MODUL AJAR PJOK
Kompetensi Awal:
Peserta didik mulai mengenal variasi pola gerak dasar lokomotor, non- lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki.
1.
MateriPokokPembelajaran
a.
MateriPembelajaranReguler
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatifmenendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring
bola dalam permainan sepak bola melalui:
1)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenendang/mengoper
bola menggunakan kaki bagian dalam.
2)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenendang/mengoper
bola menggunakan kaki bagian luar.
3)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenendang/mengoper
bolamenggunakankakibagianpunggungkaki.
4)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenghentikanbolamenggunakan
kaki bagian dalam.
5)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenghentikanbolamenggunakan
kaki bagian luar.
6)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenghentikanbolamenggunakan
punggung kaki.
7)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenghentikanbolamenggunakan
telapak kaki.
8)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenggiringbola
menggunakan kaki bagian dalam.
9)
Fakta,konsep,danprosedur,sertapraktik/latihangerakmenggiringbola
menggunakan kaki bagian luar.
b.
MateriPembelajaranRemedial
Materi dapat dimodifikasi dengan menambah jarak,
pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta
didikatau kelompok peserta didikyang memperlihatkan kemampuan yang belum baik
dalam penguasaan aktivitas variasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor,
dan manipulatif menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring bola permainan
sepak bola.
Strategi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah
dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami
kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga
dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut
c. MateriPembelajaranPengayaan
Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas, mengubah lingkungan permainan, dan mengubah jumlah pemain di dalam permainan yang dimodifikasi.Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didikyang telahmelebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan melakukan aktivitas variasipola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatifpermainan sepak bola yang lebih kompleks. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pebelajaran terpenuhi).
2.
MediaPembelajaran
a.
Peserta didik sebagai model atau
guru yang memperagakan aktivitas variasi polagerak dasar menendang/mengoper,
menghentikan, dan menggiring bola permainan sepak bola.
b.
Gambar aktivitas variasi pola gerak
dasar menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola.
c.
Video pembelajaran aktivitas
variasi pola gerak dasar menendang/mengoper, menghentikan, dan menggiring
permainan sepak bola (jika diperlukan).
3.
BahanPembelajaran
a.
Bukuajar
b.
Linkyoutube(jikadiperlukan)
1.
Persiapanmengajar
Hal-hal
yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara
lain sebagai berikut:
a.
MembacakembaliModulAjaryangtelahdipersiapkangurusebelumnya.
b.
Membacakembalibuku-bukusumberyangberkaitandenganpermainansepakbola.
Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya:
1)
Bolasepakataubolasejenisnya(bolaterbuatdariplastikataukaret).
2)
Lapangan permainan sepak bola atau
lapangan sejenisnya (lapangan sepak bola atau halaman sekolah) yang aman.
4)
Mejaataukursi
5)
Peluitdanstopwatch.
6)
Lembar Kegiatan Peserta Didik(studentworksheet) yang berisi perintah dan
indikator tugas gerak.
2.
Kegiatanpengajaran
Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut:
a. Kegiatanpendahuluan(15 Menit)
1)
Guru meminta salah seorang peserta
didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau
selamat pagi kepada peserta didik.
2)
Guru meminta salah seorang peserta
didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya
masing-masing.
3)
Guru memastikan bahwa semua peserta
didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit),
maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas.
4)
Guru memotivasi peserta didik untuk
mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan
tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.
5)
Guru memeriksa penguasaan
kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab.
6)
Guru menjelaskan kompetensi yang
harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang
tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan
manfaatdari kegiatan bermainsepakbola: misalnya bahwa bermain sepak bola adalah
salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi
cabang olahraga sepak bola.
7)
Guru menjelaskan teknik asesmen
untuk kompetensi pengetahuan dan keterampilan variasi pola gerak dasar
lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper, menghentikan,
menggiring bola permainan sepak bola.
8)
Gurumenjelaskan
teknikasesmenuntukkompetensi aktivitaspolagerakdasar variasi pola gerak dasar
lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif permainan sepak bola.
a)
kompetensi pengetahuan berupa tes
tertulis mengenai fakta, konsep, dan prosedur dalam menganalisis variasi dan
kombinasi aktivitas keterampilan pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan
manipulatif menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak
bola.
b)
kompetensi keterampilan yaitu
berupa praktik aktivitas keterampilan variasi dan kombinasi pola gerak dasar
lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper, menghentikan,
menggiring bola permainan sepak bola,serta bermain sepak bola dalam bentuk yang
sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi.
c)
kompetensi sikap (Profil Pelajar
Pancasila) berupa observasi dan catatan jurnal berupa pengembangan nilai-nilai karakter
gotong royong dan mandiri.
9)
Pemanasan dalam bentuk game antara lain: Pemanasan dalam bentuk
permainan (game),agarpesertadidikterkondisikanmempelajarimateriajardenganperasaanyang
menyenangkan. Contoh permainan “Bola Beranting”.
Carabermain:
a)
Peserta didik dibagi menjadi empat
kelompok besar (peserta didik putera dan puteri dibagi sama banyak). Kalau
jumlah peserta didik 28 orang, maka satu kelompok terdiri dari 8 peserta didik.
b)
Cara bermain: Bola dioperkan secara
beranting dari belakang ke depan melalui samping kiri/kanan.
c)
Boladioperkansecaraberantingdaribelakangkedepan
melaluiatas kepala.
d)
Bola dioperkan secara beranting
dari belakang ke depan melalui bawah/selangkangan. Apabila bola tersebut
terjatuh atau kelompok yang paling terakhir menyelesaikan operan, dinyatakan
sebagai kelompok yang kalah dan diberi hukuman berjoget atau bernyanyi.
e)
Berdasarkan pengamatan guru pada game, dipilih sejumlah peserta didik
yang dianggap cukup mampu untuk menjadi tutor bagi temannya dalam aktivitas
berikutnya. Mereka akan mendapat anggota kelompok dari peserta didik yang
tersisa dengan cara berhitung sampai angka sejumlah peserta didik yang terpilih
(misalnya 8 orang). Maka jika terdapat 28 peserta didik, setiap kelompok akan
memiliki anggota 8 orang.
2)
Pembelajaran ini selain dapat
mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, juga
mengembangkan elemen gotong royong dan mandiri nilai- nilai Profil
PelajarPancasiladenganindikator meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai
gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi
yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilakuhidup
sehat dalam kehidupan sehari-hari.
b. KegiatanInti(75Menit)
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model penugasan, dengan prosedur sebagai berikut:
1)
Peserta didik melihat tayangan
video pembelajaran aktivitas variasi pola gerak dasar menendang/mengoper,
menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola.
2)
Peserta didik menerima dan
mempelajarikartu tugas (task sheet)
yang berisi perintah dan indikator tugas aktivitas pola gerak dasar
menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola.
3)
Peserta didik melaksanakan tugas
ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan
belajar pada setiap materi pembelajaran, yaitu: pola aktivitas variasi pola
gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menendang/mengoper,
menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola. Secara rinci tugas ajar
aktivitas pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
menendang/mengoper, menghentikan, menggiring bola permainan sepak bola adalah
sebagai berikut.